Penyebab Oli Bercampur Air Radiator Pada Motor

air-radiator-motor-cepat-habis
Oli Bercampur Air Radiator
Oli mesin bercampur air radiator - Bagi pengguna motor dengan fitur tambahan liquid cooled atau radiator, mungkin sedikit lebih memperhatikan pada part yang satu ini. Pasalnya radiator merupakan part yang cukup untuk penting dalam mendinginkan sebuah mesin motor. Dan apabila mengalami kerusakan pada komponen radiator seperti seal waterpump yang rusak, bisa membuat oli mesin bercampur dengan air radiator dan bikin bagian part lain ikut mengalami kerusakan.

Sejati nya oli mesin merupakan pelumas untuk mesin motor dan apabila tercampur dengan air radiator akan membuat kinerja oli mesin menjadi melemah yang berakibat mesin mengalami overheating atau panas berlebih, yang membuat mesin menjadi aus hingga kemungkinan sampai jebol sob. Yang mengharuskan sobat Moleng harus mengeluarkan biaya yang cukup besar akibat dari masalah kecil namun tak diperhatikan.

Perlu sobat ketahui, bagian yang paling umum terjadi apabila oli mesin bercampur dengan air radiator adalah bagian water pump atau pompa air. Didalam pompa air itu sendiri terdapat komponen yang perlu sobat perhatikan agar air radiator tidak merembet kedalam mesin. Yang diantaranya komponen pada pompa air yaitu: kipas waterpump, bearing, seal watepump, dan paking bearing.

Ciri - Ciri Oli Mesin Bercampur Air Radiator

penyebab-air-radiator-berkurang-tapi-tidak-bocor
Oli Mesin Jadi Putih 
Sebelum kita masuk ke pokok pembahasan penyebab oli mesin bercampur air radiator, kita kenali dulu ciri-ciri nya agar sobat moleng bisa antisipasi jika air radiator sudah masuk kemesin namun belum dalam jumlah yang banyak. Berikut ciri-ciri nya:

Suara Mesin Kasar
Pada ciri yang pertama adalah suara mesin yang kasar berlebih. Perlu perhatikan sob apabila suara mesin kasar dari biasa nya, bisa kemungkinan air radiator mulai masuk kemesin.

Perpindahan Gigi Keras
Apabila oli mesin bercampur air radiator, otomatis pelumasan oli jadi terganggu. Dan akibatnya saat perpindahan gigi menjadi keras dari biasa nya.

Warna Oli Berubah
Cek kondisi pada lubang masuk oli menggunakan stik penutup oli, apakah warna oli berubah. Dan apabila warna oli menjadi kehijauan seperti warna air radiator pada umumnya, besar kemungkinan oli mesin sudah bercampur dengan air radiator.

Suara Berdecit
Jika timbul suara berdecit pada bagian head silinder, alangkah baiknya sobat cek bagian waterpump. Besar kemungkinan terjadi kerusakan pada komponen waterpump.

Penyebab Oli Bercampur Air Radiator Pada Motor


Setelah timbul ciri - ciri seperti di atas, alangkah baiknya sobat moleng cari tau penyebab oli bercampur air radiator pada motor sobat. Apakah mengalami kerusakan yang parah atau ringan, agar bisa ditindak lanjuti. Dan berikut ada beberapa penyebabnya:

Bearing Waterpump Rusak
Penyebab oli bercampur air radiator pada motor yang pertama adalah bearing water pump yang sudah longgar akibat kurangnya perawatan pada waterpump, penggunaan air radiator yang tidak direkomendasikan sehingga bearing menjadi karat dan usia pakai. Bearing yang rusak ditandai as waterpump menjadi goyang dan seharusnya engga sobat moleng.

Seal Waterpump Rusak
Kerusukan pada sela waterpump dapat membuat kinerja radiator jadi bermasalah, apabila kinerjanya terganggu bisa membuat mesin jadi overheating. Dan umumnya dapat membuat oli mesin bercampur dengan air radiator.

Silinder Head Melengkung
Kerusakan pada silinder head pada umunya adalah bengkok atau melengkung, akibat dari mesin overheating yang dapat membuat celah pada silinder head. Sehingga air radiator dapat masuk kemesin melewati celah tersebut.

Packing Silinder Head Rusak
Penyebab oli bercampur air radiator pada motor kali ini, terletak pada packing head yang rusak akibat habis masa pakai dan juga mengalami keausan pada packing Yang membuat air radiator keluar dari jalurnya.